Penyisiran Muara Kali Asue Dihentikan Sementara karena Cuaca Buruk
ASMAT, iNewsJayapura.id - Tim SAR gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud), TNI Angkatan Laut, serta Basarnas Agats melaksanakan pencarian terhadap satu korban hilang akibat insiden tenggelamnya perahu ketinting di perairan Muara Kali Asue, Kabupaten Asmat, Rabu (14/01/2026).
Insiden tersebut terjadi pada Selasa (13/01/2026) ketika sebuah perahu ketinting yang membawa tujuh orang penumpang tenggelam di perairan Muara Kali Asue. Dari kejadian tersebut, enam penumpang berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat, sementara satu penumpang lainnya dilaporkan hilang.
Kapolres Asmat AKBP Wahyu Basuki, melalui Kasat Polairud Iptu Rizeth S. Paotonan, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban yang hingga kini masih dalam pencarian bernama Abraham Aitu.
“Dari tujuh penumpang, enam orang berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat. Sementara satu penumpang atas nama Abraham Aitu dinyatakan hilang dan hingga saat ini belum diketahui keberadaan maupun kondisinya,” ujar Iptu Rizeth.
Lebih lanjut dijelaskan, sebanyak enam personel Tim SAR gabungan Sat Polairud, TNI AL, dan Basarnas Agats diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 10.20 WIT untuk melakukan operasi pencarian. Tim melakukan penyisiran perairan mulai dari Distrik Atsj, Kampung Amanamkai hingga Distrik Aswi, Kampung Bipim.
Namun, upaya pencarian terpaksa dihentikan sementara akibat kondisi cuaca laut yang tidak bersahabat. Tim SAR gabungan saat ini bersiaga di Polsek Atsj untuk beristirahat dan mempersiapkan kelanjutan operasi.
“Pencarian sementara dihentikan karena cuaca laut yang kurang mendukung. Tim SAR gabungan akan melanjutkan pencarian pada Kamis (15/01/2026),” kata Iptu Rizeth.
Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian korban masih terus direncanakan dengan memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan personel di lapangan.
Editor : Darul Muttaqin