Trafik Melonjak, Bandara Sentani Catat Rekor Kenaikan Penumpang dan Kargo Sepanjang 2025
JAYAPURA, iNewsJayapura.id – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Cabang Bandara Internasional Sentani mencatatkan tren pertumbuhan yang impresif sepanjang tahun kalender 2025. Data terbaru menunjukkan adanya akselerasi yang signifikan jika membandingkan performa trafik pada awal tahun (Januari) terhadap penutupan tahun (Desember), yang mencerminkan penguatan konektivitas udara di Tanah Papua.
Bandara Sentani berhasil menjaga momentum pertumbuhan di setiap kuartal. Kenaikan tajam terlihat pada penghujung tahun, didorong oleh tingginya aktivitas logistik dan mobilitas masyarakat pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Berikut adalah tabel perbandingan peningkatan trafik di awal dan akhir tahun 2025:
Kategori Trafik
(Januari 2025)
(Desember 2025)
Persentase Kenaikan
Penumpang
169.731 orang
184.009 orang
↑ 8.41%
Pesawat
3.813 pergerakan
4.231 pergerakan
↑ 10.96%
10.325.756 ton
11.068.571 ton
↑ 7.19%
Peningkatan yang terjadi dari Januari hingga Desember 2025 didorong oleh beberapa faktor kunci:
Ekspansi Kapasitas Maskapai: Sepanjang tahun 2025, tercatat beberapa maskapai nasional melakukan penambahan frekuensi penerbangan harian dan mengganti armada dengan tipe pesawat yang lebih besar (wide body) untuk rute-rute utama.
Puncak Arus Logistik (Kargo): Volume kargo mengalami lonjakan di akhir tahun sebesar 7.19%. Hal ini dipicu oleh meningkatnya kebutuhan distribusi bahan pokok dan barang retail melalui udara menuju wilayah pegunungan Papua menjelang perayaan besar.
Mobilitas Penumpang: Jumlah penumpang di Desember mencapai puncaknya (naik 8.41% dibanding Januari) dengan rute favorite yakni Wamena, Makassar & Timika.
Dengan total keseluruhan trafik periode Januari s.d Desember 2025 yakni 1.806.213 Penumpang, 40.804 Pergerakan Pesawat, dan 103.191.505 ton Kargo.
General Manager Bandara Internasional Sentani I Nyoman Noer Rohim menyatakan bahwa tren kenaikan ini membuktikan efektivitas strategi bandara dalam mengelola operasional yang efisien.
"Kami melihat adanya kurva pertumbuhan yang sangat sehat dari awal hingga akhir tahun 2025. Kenaikan jumlah penumpang dan kargo yang mencapai dua digit ini adalah bukti nyata bahwa Bandara Sentani bukan sekadar titik transit, melainkan urat nadi utama ekonomi Papua yang terus berkembang pesat," ujarnya, Rabu (21/01/2026).
Dengan landasan pertumbuhan yang kuat di akhir 2025, manajemen optimistis bahwa tahun 2026 akan menjadi periode transformasi lebih lanjut. Fokus utama ke depan adalah modernisasi terminal kargo untuk mendukung volume yang terus meningkat serta peningkatan fasilitas runway guna mendukung lebih banyak pergerakan pesawat di jam-jam sibuk.
Editor : Darul Muttaqin