Pendeta Yones Wonda Klarifikasi Pernyataan Viral Terkait TPN-OPM di Yahukimo
JAYAPURA, iNewsJayapura.id – Tokoh Agama Tanah Papua, Pdt. Yones Wonda, memberikan klarifikasi terkait pernyataannya yang sempat viral di media sosial mengenai TPN-OPM di Kabupaten Yahukimo. Klarifikasi tersebut disampaikan untuk meluruskan berbagai tafsir yang berkembang dan dinilai tidak sesuai dengan maksud pernyataan yang sebenarnya.
Pendeta yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Sinode Gereja Kingmi Masehi Papua itu menyampaikan, Senin (2/2/2026), bahwa ada sejumlah hal penting yang perlu dijelaskan agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Menurut Pdt. Yones Wonda, pernyataan yang ia sampaikan sebelumnya tidak dimaksudkan untuk membenarkan tindakan kekerasan ataupun menyudutkan pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk keprihatinan terhadap aksi-aksi kekerasan yang menyasar masyarakat sipil tidak bersenjata.
“Apa yang saya maksudkan adalah tindakan TPN-OPM yang membunuh masyarakat sipil seperti mantri, guru, tukang bangunan, hingga pendulang. Mereka adalah warga sipil yang tidak bersenjata dan tindakan tersebut tidak bisa disebut sebagai perjuangan kemerdekaan Papua,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap warga sipil tidak diakui oleh dunia internasional sebagai bentuk perjuangan, melainkan dikategorikan sebagai tindakan terorisme. Hal tersebut, kata dia, justru menimbulkan penderitaan baru bagi masyarakat luas, termasuk warga di wilayah perkotaan.
“Perbuatan seperti itu tidak diakui oleh dunia sebagai perjuangan, melainkan disebut sebagai tindakan teroris atau yang selama ini dikenal sebagai KKB. Akibatnya, masyarakat sipil kembali menjadi korban,” tuturnya.
Editor : Darul Muttaqin