Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tokoh Agama Serukan Masyarakat Pegunungan Bintang Tolak Provokasi Jelang HUT RI ke-81
Advertisement . Scroll to see content

Pascainsiden Tewaskan Pendulang, Warga Tembagapura Diajak Tahan Diri

Minggu, 08 Maret 2026 | 21:17 WIB
  • author Darul Muttaqin
Pascainsiden Tewaskan Pendulang, Warga Tembagapura Diajak Tahan Diri
Tokoh masyarakat Distrik Tembagapura, Derek Alom. (Foto: Istimewa).

TEMBAGAPURA, iNewsJayapura.id - Tokoh masyarakat Distrik Tembagapura, Derek Alom, mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketenangan serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berkembang pasca insiden yang terjadi di area pendulangan tradisional Kali Kabur di wilayah Distrik Tembagapura.

Dalam penyampaiannya, Derek menjelaskan bahwa peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu memang menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, khususnya para pendulang yang menggantungkan hidup mereka di kawasan tersebut. Namun demikian, ia menilai situasi secara umum mulai kembali kondusif setelah adanya penanganan dari aparat keamanan bersama para tokoh masyarakat setempat.

“Kejadian di Tembagapura beberapa waktu lalu kita ketahui ada masyarakat yang menjadi korban, namun semuanya sudah ditangani oleh aparat bersama para tokoh yang ada di Tembagapura agar tidak terjadi hal-hal yang lebih besar,” ujarnya, Minggu (8/3/2026).

Derek juga menegaskan bahwa kawasan Kali Kabur pada dasarnya merupakan tempat masyarakat mencari nafkah sehingga tidak seharusnya menjadi lokasi konflik ataupun kekacauan yang dapat merugikan warga.

“Lokasi Kali Kabur itu bukan tempat perang, melainkan tempat masyarakat mencari makan. Karena itu tidak boleh ada kekacauan di sana,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa beberapa kelompok masyarakat dari luar wilayah yang datang untuk mendulang emas juga telah diingatkan agar mengikuti aturan yang berlaku dan tidak membuat keributan selama berada di lokasi tersebut.

Dalam kesempatan itu, Derek turut mengungkapkan bahwa salah satu korban meninggal dunia dalam insiden tersebut adalah anggota keluarganya sendiri, yakni Ehanus Mom, seorang warga dari Distrik Kwamki Narama yang datang ke Tembagapura untuk mendulang emas guna memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

“Korban yang meninggal salah satunya adalah keluarga saya sendiri, Ehanus Mom. Ia datang dari Kwamki Narama untuk mendulang demi mencukupi kebutuhan keluarganya,” ungkap Derek.

Editor: Darul Muttaqin

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut