Kerusakan Dispenser Jadi Penyebab Penghentian Sementara Solar Subsidi di SPBU Hawai Sentani
JAYAPURA, iNewsJayapura.id – Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar Subsidi di SPBU Hawai Sentani, Kabupaten Jayapura, terhenti sementara sejak Sabtu, 11 Juli 2026. Penghentian layanan ini disebabkan kerusakan pada mesin pompa atau dispenser Solar yang digunakan untuk melayani pengisian BBM bersubsidi kepada masyarakat.
Manajer SPBU Hawai Sentani, Lasminingsih Richardo, menjelaskan bahwa dispenser Solar mengalami kerusakan teknis sehingga tidak dapat lagi dioperasikan untuk melayani kendaraan yang berhak menerima Solar Subsidi.
"Mesin pompa atau dispenser Solar mengalami kerusakan. Saat ini alat tersebut sudah kami kirim ke Jakarta untuk diperbaiki. Selama proses perbaikan berlangsung, kami belum bisa melayani pengisian Solar Subsidi," ujarnya pada, Jumat (17/8/2026).
Menurut Lasminingsih, kerusakan tersebut murni merupakan kendala teknis dan bukan karena keterbatasan stok BBM. Pihak SPBU kini masih menunggu proses perbaikan serta pengembalian dispenser agar pelayanan kepada masyarakat dapat kembali normal.
SPBU Hawai Sentani selama ini menjadi salah satu SPBU utama di Kabupaten Jayapura yang melayani penyaluran Solar Subsidi bagi kendaraan angkutan umum, kendaraan logistik, pelaku usaha, hingga sektor pelayanan publik yang berhak menggunakan BBM bersubsidi.
Akibat penghentian sementara tersebut, para pengguna Solar Subsidi di Kabupaten Jayapura diperkirakan harus mengalihkan pengisian BBM ke SPBU lain yang masih beroperasi. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu peningkatan antrean di sejumlah SPBU lainnya.
Pihak manajemen SPBU Hawai Sentani berharap proses perbaikan dispenser dapat segera diselesaikan sehingga pelayanan Solar Subsidi dapat kembali dibuka dalam waktu dekat. Masyarakat juga diimbau untuk memahami kondisi tersebut karena kerusakan alat berada di luar kendali pengelola SPBU.
Sebelumnya, SPBU Hawai Sentani juga sempat menjadi perhatian publik terkait pelayanan Solar Subsidi. Namun, kali ini penghentian penyaluran dipastikan terjadi akibat kerusakan dispenser yang sedang menjalani perbaikan di Jakarta.
Editor : Darul Muttaqin