Hadiri Deklarasi IMPKA, Ambrosius Mahuze Dorong Generasi Muda Kalai Anim Bersama Bangun Masyarakat A
MERAUKE. iNewsJayapura.id – Kepala Bidang Penataan Kampung Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Merauke, Ambrosius Mahuze, mendorong mahasiswa dan pelajar Kalai Anim mengambil peran aktif dalam pembangunan masyarakat adat melalui penguatan kapasitas dan kepemimpinan generasi muda.
Pesan tersebut disampaikan Ambrosius saat menghadiri deklarasi Ikatan Mahasiswa Pelajar Kalai Anim (IMPKA) di Merauke, Sabtu (7/11/2026).
IMPKA merupakan wadah mahasiswa dan pelajar Kalai Anim asal Wanam Wogikel yang dibentuk untuk memperkuat persatuan, mengembangkan potensi generasi muda, serta mendorong kontribusi bagi masyarakat di daerah asal.
Ambrosius mengapresiasi deklarasi tersebut sebagai awal perjalanan organisasi yang diharapkan mampu membentuk karakter, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan generasi penerus menghadapi tanggung jawab sosial.
“Kami sebagai orang tua, sebagai senior, kami tetap mendukung anak-anak kami agar mereka bertumbuh dalam organisasi sehingga karakter mereka terbina,” ujarnya.
Ambrosius menekankan bahwa IMPKA harus senantiasa berjalan bersama masyarakat adat dalam membangun kampung halaman. Mahasiswa dan pelajar diharapkan tidak hanya mengembangkan kemampuan pribadi, tetapi juga memahami kebutuhan masyarakat dan menghadirkan kontribusi nyata melalui pengetahuan serta pengalaman yang dimiliki.
Menurutnya, generasi muda Kalai Anim memiliki potensi dan gagasan yang dapat memberikan pengaruh positif terhadap pembangunan Kabupaten Merauke, khususnya di wilayah asal mereka.
Ia juga berpesan agar anggota IMPKA terus menggali potensi diri dan memanfaatkan organisasi sebagai ruang pembelajaran untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan.
Sementara itu, Ketua IMPKA, Emanuel Talpia Yolmen, menegaskan bahwa pembentukan organisasi harus diikuti komitmen untuk menghadirkan perubahan di tengah masyarakat.
Emanuel mengingatkan bahwa pendidikan bukan semata-mata sarana memperoleh gelar atau jabatan, melainkan bekal untuk memberikan manfaat dan senantiasa menebar kebaikan bagi sesama. Ia turut mengajak generasi muda merefleksikan pesan Soekarno mengenai besarnya kekuatan pemuda dalam mendorong perubahan.
Deklarasi yang ditandai dengan pembacaan naskah komitmen bersama tersebut menjadi langkah awal penguatan IMPKA sebagai wadah kaderisasi dan pengabdian generasi muda Kalai Anim yang diharapkan senantiasa tumbuh bersama masyarakat adat Wanam Wogikel.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar