Dengan adanya industri pupuk di Fakfak, distribusi pupuk ke sentra-sentra pertanian di Papua diharapkan menjadi lebih efisien. Penurunan biaya logistik tersebut diyakini akan berdampak langsung pada penurunan biaya produksi, sehingga produk pertanian Papua memiliki daya saing yang lebih kuat di pasar regional maupun nasional.
Selain meningkatkan daya saing, akses pupuk yang lebih dekat dan mudah juga diproyeksikan akan mendorong peningkatan produktivitas petani. Ketersediaan pupuk yang stabil menjadi faktor penting dalam menjaga kesinambungan produksi pertanian dan mendukung program ketahanan pangan di Papua.
Berdasarkan rencana pemerintah, pembangunan industri pupuk di Kabupaten Fakfak diproyeksikan masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) dan akan digarap oleh PT Pupuk Indonesia. Proyek ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan, mendukung program food estate, serta menekan biaya logistik pupuk di wilayah Papua.
Editor : Darul Muttaqin
Artikel Terkait
