PUNCAK, iNewsJayapura.id - Seruan tegas datang dari Kepala Suku Besar Sinak, Daebenus Murib, yang meminta seluruh masyarakat di Distrik Sinak—terutama di wilayah Lambewi dan Bina—untuk tetap tenang dan tidak terjerumus bergabung dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Langkah ini diambil menyusul situasi panas di Distrik Kembru pasca-penindakan aparat TNI yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, termasuk warga sipil. Daebenus tidak ingin tragedi serupa berulang hanya karena masyarakat terhasut oleh aktivitas kelompok bersenjata yang membahayakan nyawa.
“Peristiwa di Kembru harus menjadi pelajaran bagi kita semua. Saya minta masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh untuk ikut bergabung dengan kelompok bersenjata, karena dampaknya sangat merugikan masyarakat sendiri,” ujar Daebenus Murib, Rabu (22/4/2026).
Ia juga meminta agar seluruh pihak korban mempercayakan penyelesaian persoalan kepada pemerintah daerah. Menurutnya, langkah tersebut penting guna memastikan penanganan yang adil dan terarah.
“Seluruh korban agar dapat menyerahkan semua tanggung jawab kepada Pemerintah Daerah dan Bupati Puncak untuk menyelesaikannya secara baik dan bijaksana,” tambahnya.
Lebih lanjut, Daebenus secara tegas mengingatkan masyarakat agar tidak tinggal ataupun memberikan dukungan dalam bentuk apa pun kepada kelompok KKB yang dipimpin oleh Kalenak Murib maupun Lekagak Telenggen. Ia menilai keterlibatan masyarakat hanya akan memperbesar risiko dan memperpanjang konflik.
“Saya berharap tidak ada lagi masyarakat yang bergabung atau tinggal bersama KKB. Hindari segala bentuk keterlibatan, baik langsung maupun tidak langsung, agar kejadian seperti di Kembru tidak terulang kembali,” tegasnya.
Sebagai tokoh adat, Daebenus juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan keamanan wilayah, serta tidak mudah terprovokasi oleh ajakan pihak-pihak yang dapat memecah belah.
“Mari kita jaga kebersamaan, hidup damai, dan tetap setia menjaga keutuhan NKRI. Jangan mudah terhasut oleh pihak-pihak yang ingin menciptakan konflik di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Darul Muttaqin
Artikel Terkait
