Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pembangunan di Papua gencar dilaksanakan, Jaga Kondusivitas Tanpa Aksi Provokasi
Advertisement . Scroll to see content

Masyarakat Adat Merauke Sepakat Pembangunan Pelabuhan Menunjang Program Lumbung Pangan Nasional

Senin, 12 Agustus 2024 | 10:54 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Masyarakat Adat Merauke Sepakat Pembangunan Pelabuhan Menunjang Program Lumbung Pangan Nasional
Masyarakat Adat Merauke, Papua menyetujui dan sepakat atas pembangunan pelabuhan seluas 1 Km sebagai penunjang program pemerintah dalam mewujudkan lumbung pangan nasional. Foto: IST

PAPUA, iNewsJayapura.id - Masyarakat Adat Merauke, Papua menyetujui dan sepakat atas pembangunan pelabuhan seluas 1 Km sebagai penunjang program pemerintah dalam mewujudkan lumbung pangan nasional.

Persetujuan Masyarakat Adat Merauke diraih setelah mendengar penjelasan pemilik Jhonlin Group Andi Syamsuddin Arsyad atau biasa disapa Haji Isam beserta pejabat setempat terkait manfaat dari program lumbung pangan nasional.

Dalam pertemuan itu, turut hadir Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Yohanis Mahuze dan koordinator masyarakat adat Basilius Awabali berserta 60 masyarakat setempat. Sementara Haji Isam sendiri didampingi  Dansatgas Hanpangan Mabes TNI Mayjen TNI A. Rizal R, Hermanto dan Johanes Gluba Gabzi dari perwakilan pemerintah.

“Kesepakatanya mereka setuju dengan program pemerintah tapi mereka juga berhak atas tanah ulayat mereka serta kayu limbahnya akan diambil oleh masyarakat khusus pemilik ulayat disana,” kata Haji Isam, Senin,(12/8/2024).

Haji Isam sendiri benar-benar serius untuk mewujudkan program Presiden Terpilih Prabowo Subianto, mencetak sejuta hektare sawah di Merauke, Papua Selatan, makin kelihatan. Setelah memborong 2.000 unit alat berat dari China, kini dia juga membangun infrastruktur di sana.

“Dalam benak saya hanya terlintas, bagaimana gagasan Presiden terpilih Bapak Prabowo Subianto bisa tercapai. Bagaimanapun caranya, agar satu juta hektare bisa terealisasi, dan berhasil dalam tiga tahun, tanpa berpikir untung rugi,” kata Haji Isam.

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut