Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dramatis! Pakai Teknik Vertical Rescue, TNI Evakuasi Korban OPM dari Jurang Yahukimo
Advertisement . Scroll to see content

Kondisi Terkini Anggruk: Tim Relawan RK_ANPROPOKAS Ungkap Fakta Pengungsian dan Korban Jiwa

Senin, 07 April 2025 | 21:39 WIB
  • author Paul Karma
Kondisi Terkini Anggruk: Tim Relawan RK_ANPROPOKAS Ungkap Fakta Pengungsian dan Korban Jiwa
Tim relawan RK_ANPROPAKOS yang bergerak di wilayah Distrik anggruk Yalimek saat menggelar jumpa pers. (Foto: Paul Karma)

Terkait isu yang beredar mengenai persetujuan tokoh-tokoh adat terhadap pembangunan pos militer di Anggruk, Frengky dengan tegas membantah. "Informasi yang menyatakan bahwa kepala suku dan tokoh-tokoh Yalimek menyetujui pembangunan pos militer adalah tidak benar. Kami tidak pernah mengetahui ataupun menyetujui hal itu," katanya.

Menurut Frengky, wilayah Anggruk bukan daerah konflik, melainkan wilayah penginjilan. Oleh karena itu, pihaknya menolak pembangunan pos militer.

Dalam kesempatan tersebut Frengki juga menegaskan bahwa insiden pembunuhan terhadap guru dan tenaga kesehatan di Anggruk adalah tindakan kriminal murni, bukan dilakukan oleh kelompok TPN-OPM sebagaimana diklaim di media sosial.

"Kami serahkan sepenuhnya proses investigasi kepada pihak keamanan yang telah turun ke lapangan. Mereka memiliki alat dan metode untuk mengungkap pelaku sebenarnya," ujar Frengky.

Sementara itu Kepala Suku Yalimek, Isak Salak, menjelaskan bahwa setelah kejadian pada Jumat, 21 Maret, pihaknya langsung menggelar rapat koordinasi dengan pemerintah daerah pada hari Sabtu. Pesawat evakuasi yang berangkat Minggu membawa Wakil Bupati, Wakil Ketua Klasis, dan tim medis, termasuk dokter dan perawat. Namun, tidak semua tim dapat terangkut dan sebagian harus menunggu di Dekai.

Terkait video yang viral di media sosial yang menuduh pemerintah membawa senjata dalam pesawat kecil, Isak Salak menyatakan hal itu tidak benar.

Editor: Darul Muttaqin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut