Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mahasiswa Papua Diminta Berperan Jaga Stabilitas Daerah
Advertisement . Scroll to see content

Waspada Dehidrasi dan Penyakit, Kemenkes Bagi Masker dan Oralit ke Jemaah Haji

Sabtu, 10 Mei 2025 | 21:16 WIB
  • author Darul Muttaqin
Waspada Dehidrasi dan Penyakit, Kemenkes Bagi Masker dan Oralit ke Jemaah Haji
Kementerian Kesehatan RI melalui Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) distribusikan oralit dan masker sekali pakai untuk setiap jemaah haji. (Foto: Istimewa)

MADINAH, iNews.id — Suhu udara di Kota Madinah, Arab Saudi, dilaporkan mencapai puncaknya hari ini, Jumat (9/5/2025), dengan temperatur tertinggi diperkirakan mencapai 45 derajat Celsius. Sementara itu, suhu esok hari diprediksi berkisar antara 41 hingga 45 derajat Celsius. Menyikapi kondisi tersebut, Tim Sanitasi dan Pengawasan Makanan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Bidang Kesehatan melakukan langkah antisipatif untuk menjaga kesehatan jemaah haji.

Kementerian Kesehatan RI melalui Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) telah mendistribusikan logistik kesehatan berupa satu kotak oralit dan masker sekali pakai untuk setiap jemaah. Distribusi ini dilakukan melalui Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) guna meringankan beban jemaah dalam membawa perlengkapan pribadi mereka.

Selain itu, Tim Kesehatan Bandara turut membagikan masker kepada jemaah yang baru tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah.

"Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk mencegah penyebaran penyakit menular dan dehidrasi di tengah cuaca panas ekstrem Arab Saudi," ujar dr. Mohammad Imran, Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi.

Menurut dr. Imran, oralit diberikan untuk membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat suhu tinggi dan aktivitas fisik, sementara masker berfungsi melindungi jemaah dari risiko infeksi saluran pernapasan, paparan debu, dan polusi udara.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa penyakit seperti pneumonia, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), serangan jantung, dan stroke merupakan faktor risiko paling umum yang dialami jemaah haji selama periode 2018–2024. Oleh karena itu, pemberian masker dan oralit menjadi bagian penting dari strategi pencegahan yang dilakukan pemerintah.

Editor: Darul Muttaqin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut