Turut Empati, Manajemen Perusahaan Ini Melayat ke 2 Rumah Duka Korban KKB Papua di Nabire dan Maros
NABIRE, iNewsJayapura.id — Manajemen PT Kristalin Ekalestari menunjukkan empati dengan melayat ke dua rumah duka korban insiden penembakan dan pembakaran di Pos Kamtibmas Kali Musairo SP1 Legari, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap dua korban meninggal dunia, yakni warga sipil Aksay Sandika Moho di Nabire serta anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) Serda Hamdani yang gugur saat bertugas. Rumah duka Serda Hamdani berada di Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Direktur Utama PT Kristalin Ekalestari, Andito Prasetyowan, bersama Komisaris PT KEL, Junaidi, menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban.
“Kami selaku manajemen perusahaan menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada almarhum dan keluarga korban atas insiden yang terjadi,” ujar Andito usai melayat ke rumah duka Serda Hamdani, Senin (23/2/2026) malam.
Menurut Andito, kehadiran pihaknya merupakan wujud empati dan simpati kepada korban serta keluarga yang ditinggalkan. Ia menyebut, almarhum Serda Hamdani semasa hidup dikenal berkontribusi besar terhadap keamanan wilayah, khususnya di Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
Sebagai bentuk kepedulian perusahaan, PT Kristalin Ekalestari memberikan santunan uang duka serta jaminan pendidikan bagi kedua putri almarhum Serda Hamdani yang masih berusia taman kanak-kanak.
“Kami memberikan jaminan pendidikan bagi anak-anak yang ditinggalkan korban. Selain almarhum Serda Hamdani, tim kami juga telah melayat ke rumah duka mendiang Aksay Sandika Moho di Nabire,” ungkap Andito.
Diketahui, Aksay Sandika Moho dan Serda Hamdani meninggal dunia dalam serangan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Sabtu (21/2/2026) siang. Keduanya dilaporkan ditembak saat berada di Pos Kamtibmas, yang kemudian turut dibakar oleh para pelaku.
Editor : Suriya Mohamad Said