Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ketua LMA: Jangan Rusak Jayawijaya dengan Konflik, Perbedaan Harus Jadi Kekuatan
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Anarkisme, Tokoh Kerukunan Makassar-Bugis Minta Warga Dogiyai Tahan Diri

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:12 WIB
  • author Darul Muttaqin
Cegah Anarkisme, Tokoh Kerukunan Makassar-Bugis Minta Warga Dogiyai Tahan Diri
Ketua Kerukunan Suku Makassar-Bugis Kabupaten Dogiyai, Ust. Haeruddin. Foto/Ist

DOGIYAI, iNewsJayapura.id – Ketua Kerukunan Suku Makassar-Bugis Kabupaten Dogiyai, Ust. Haeruddin, mengimbau seluruh warga Makassar-Bugis di wilayah Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Dogiyai, untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri apabila terjadi tindak kriminal, Selasa (24/2/2026).

Imbauan tersebut disampaikan menyikapi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) yang dinilai perlu dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat, khususnya di wilayah Kota Moanemani.

Dalam pernyataannya, Ust. Haeruddin menyayangkan masih adanya oknum masyarakat yang bertindak secara sepihak ketika terjadi peristiwa kriminal. Ia menegaskan bahwa tindakan main hakim sendiri tidak dibenarkan, baik secara hukum maupun ajaran agama.

“Aksi main hakim sendiri secara hukum maupun ajaran agama jelas tidak dibenarkan. Apalagi jika status kebenaran pelaku belum dapat dipastikan, hal tersebut justru dapat menimbulkan masalah baru,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tindakan tersebut berpotensi menjadi bumerang bagi warga Makassar-Bugis apabila memicu reaksi atau aksi balasan dari masyarakat lain.

Secara tidak langsung, Ust. Haeruddin menegaskan bahwa setiap persoalan hukum seharusnya diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Ia berharap seluruh masyarakat Makassar-Bugis dapat mengedepankan fungsi kepolisian dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang terjadi di wilayah Dogiyai serta terus mendukung langkah-langkah Polres Dogiyai dalam menjaga keamanan.

Editor: Darul Muttaqin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut