Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ondoafi Kwana: Jangan Terprovokasi, Bijak Sikapi Informasi di Media Sosial
Advertisement . Scroll to see content

Perbatasan RI–PNG Harus Kondusif, Tokoh Adat Serukan Persatuan dan Keamanan

Minggu, 12 April 2026 | 12:58 WIB
  • author Darul Muttaqin
Perbatasan RI–PNG Harus Kondusif, Tokoh Adat Serukan Persatuan dan Keamanan
Tokoh masyarakat Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Frangki Kuntuy. Foto/Ist

KEEROM, iNewsJayapura.idTokoh masyarakat Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Frangki Kuntuy mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif, khususnya di wilayah perbatasan RI-PNG.

Frangki Kuntuy yang juga merupakan anggota Dewan Adat Suku Mannem menegaskan bahwa kedamaian di tanah Keerom harus dijaga bersama dan tidak boleh dirusak oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan tertentu. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terhasut oleh kelompok-kelompok yang berupaya menciptakan gangguan keamanan.

“Sebagai tokoh masyarakat, saya mengajak seluruh warga untuk tetap menjaga kedamaian. Jangan mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin mengacaukan situasi di daerah kita,” ujar Frangki, Sabtu (11/4/2026).

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa perbedaan ideologi yang ada di tengah masyarakat tidak boleh menjadi pemicu konflik. Menurutnya, seluruh masyarakat yang berada di wilayah Kabupaten Keerom, khususnya di kawasan perbatasan seperti Kampung Skofro, kibai dan sekitarnya, harus mengedepankan persatuan demi menjaga stabilitas keamanan.

“Saya menghimbau kepada siapa pun yang berada di wilayah Keerom, meskipun memiliki latar belakang dan ideologi yang berbeda, tidak boleh ada kekacauan. Kita harus menjaga kamtibmas, terutama di wilayah perbatasan RI-PNG yang sangat rentan terhadap gangguan,” tegasnya.

Editor: Darul Muttaqin

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut