get app
inews
Aa Text
Read Next : 527 Korban Dugaan Keracunan MBG di Depapre Masuk Fase Pemulihan, Penyebab Masih Diselidiki

Polisi Koordinasi dengan Keluarga, Pelaku Perampasan Mobil Dinas Diminta Menyerahkan Diri

Minggu, 12 April 2026 | 16:50 WIB
header img
Regu Siaga II saat melakukan koordinasi langsung dengan pihak keluarga terduga pelaku di Desa Muara, Distrik Karubaga. Foto/Ist

TOLIKARA, iNewsJayapura.id - Aksi perampasan kendaraan milik Dinas Kesehatan Kabupaten Tolikara yang terjadi pada Jumat (10/4/2026) akhirnya terungkap. Petugas Kepolisian Resor Tolikara bergerak cepat sejak laporan diterima hingga melakukan langkah persuasif kepada keluarga pelaku. Sabtu (11/4/2026)

Peristiwa perampasan kendaraan tersebut terjadi sekitar pukul 11.25 WIT di desa kimibur, distrik karubaga. Kendaraan yang dirampas adalah mobil dinas jenis Toyota Hilux berwarna hitam dengan nomor polisi PG 8041 NZ.

Korban supir diketahui bersinial GPP (32), seorang pegawai kontrak RSUD Karubaga. Berdasarkan keterangannya, kejadian bermula saat dirinya mendapat permintaan untuk menjemput seseorang dari kediaman Bupati Tolikara di Jalan Pemuda.

Saat dalam perjalanan, terdapat dua orang pelaku yang ikut menumpang di bagian belakang mobil. Setibanya di lokasi kejadian, para pelaku tersebut meminta korban menghentikan kendaraan. yang kemudian salah satu diantara pelaku melakukan pengancaman kepada korban (supir) menggunakan parang dan memaksanya untuk turun dari mobil.

Tidak hanya itu, pelaku juga sempat melontarkan pernyataan yang mengindikasikan motif aksi perampasan tersebut.

“Kami kelaparan karena Bupati, hingga dua anak kami telah meninggal dunia. Jadi mobil ini kami ambil,” ujar pelaku seperti ditirukan korban.

Setelah itu, ke dua pelaku membawa kabur kendaraan ke arah Kota Karubaga, Tak lama setelah kejadian, korban melapor ke Polres Tolikara pada pukul 11.55 WIT. Petugas Kepolisian secara langsung melakukan apel dan mengerahkan Regu Siaga I di bawah pimpinan IPTU Eko Haryanto, S.H.

Petugas sempat melakukan pengejaran dan pengumpulan informasi. Dari keterangan masyarakat, kendaraan tersebut terlihat melaju ugal-ugalan ke arah Distrik Konda, yang saat itu diketahui sedang berlangsung acara duka.

Menindaklanjuti perkembangan tersebut, pada Sabtu (11/4/2026), Regu Siaga II yang dipimpin IPDA Jendikia Yerisetouw bersama IPDA Lesmani Makaba melakukan koordinasi langsung dengan pihak keluarga terduga pelaku di Desa Muara, Distrik Karubaga.

Hasilnya, pihak keluarga menyatakan kesediaan untuk menghadirkan pelaku beserta kendaraan yang dirampas ke kantor polisi guna dilakukan pertemuan dengan keluarga Bupati ataupun Dinas Kesehatan. Namun, mereka meminta waktu karena pelaku masih berada di Distrik Konda.

IPDA Jendikia Yerisetouw menegaskan bahwa pihaknya mengedepankan pendekatan humanis, namun tetap tegas dalam penegakan hukum.

“Kami mengutamakan komunikasi dengan keluarga agar pelaku dapat segera menyerahkan diri bersama barang bukti. Ini penting untuk mencegah potensi konflik yang lebih luas,” .

“Sambung, menurut Informasi yang didapat, diketahui bahwa pelaku merupakan salah satu tim relawan bupati yang berjuang pada pelaksanaan Pilkada Tahun 2024 yang lalu.” ujarnya

Sementara itu, IPDA Lesmani Makaba menekankan bahwa situasi keamanan tetap menjadi prioritas utama.

“Kami terus melakukan patroli dan pemantauan. Apabila pelaku tidak menunjukkan itikad baik, maka pihak kepolisian akan mengambil tindakan sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Hingga saat ini, situasi dan kondisi di Kabupaten Tolikara dilaporkan tetap aman dan kondusif. Aparat kepolisian masih terus melakukan koordinasi lintas pihak guna memastikan kasus ini dapat diselesaikan dengan baik.

Editor : Darul Muttaqin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut