Kepala Suku Besar Meepago Ajak Masyarakat Tidak Terprovokasi Isu Menjelang 1 Juli
NABIRE, iNewsJayapura.id – Kepala Suku Besar Wilayah Meepago, Melkianus Keiya, mengimbau seluruh masyarakat Papua, khususnya di wilayah Meepago, agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi dan isu negatif yang berkembang menjelang 1 Juli 2026.
Menurut Melkianus Keiya, dalam beberapa waktu terakhir muncul berbagai informasi yang dikaitkan dengan kelompok-kelompok tertentu yang berupaya memengaruhi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua. Ia menilai isu-isu tersebut berpotensi menimbulkan keresahan apabila tidak disikapi secara bijaksana oleh masyarakat.
"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya. Jangan sampai kita terprovokasi oleh pihak-pihak yang sengaja menyebarkan isu untuk menciptakan kegaduhan dan mengganggu stabilitas keamanan yang selama ini terjaga dengan baik," ujar Melkianus Keiya, Jumat (19/6/2026).
Ia menegaskan bahwa masyarakat harus lebih bijak dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi, terutama yang beredar melalui media sosial dan berbagai platform komunikasi lainnya. Menurutnya, setiap informasi perlu diverifikasi terlebih dahulu agar tidak menjadi pemicu munculnya konflik maupun perpecahan di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Melkianus Keiya mengungkapkan bahwa dirinya akan menggelar pertemuan bersama para tokoh masyarakat, tokoh adat, serta kepala-kepala suku kecil di wilayah Meepago. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menyikapi berbagai informasi negatif yang berkembang sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dalam menjaga keamanan, persatuan, dan ketertiban masyarakat.
"Kami akan duduk bersama para tokoh adat dan seluruh elemen masyarakat untuk membahas situasi yang berkembang. Melalui pertemuan ini, kami ingin membangun kesamaan pemahaman agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan," katanya.
Editor: Darul Muttaqin