Jangkau Pelosok Papua Tengah, 10 Dapur Gizi Gratis Siap Beroperasi di Wilayah 3T Nabire
NABIRE, iNewsJayapura.id — Komitmen memperluas jangkuan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga ke kawasan Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) terus dimaksimalkan di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
Sebanyak 10 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini telah memasuki tahap akhir persiapan dan siap beroperasi dalam waktu dekat untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah yang tinggal di daerah dengan keterbatasan akses geografis.
Percepatan kesiapan fasilitas dapur gizi ini dipastikan secara langsung saat investor pembangunan SPPG, H. Dasril Ashari, meninjau kelayakan sarana dan prasarana bersama Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Papua Tengah, Kombes Pol. Wahyu Kuncoro, pada Rabu (16/9/2026).
Dasril Ashari mengonfirmasi bahwa pengerjaan fisik 10 fasilitas dapur gizi tersebut sudah hampir rampung secara keseluruhan. Dalam waktu dekat, seluruh lokasi tersebut siap mengolah dan mendistribusikan makanan sehat di sekitar wilayah operasional masing-masing, di mana teknis pengelolaannya akan diserahkan kepada pihak pengelola yang telah ditunjuk resmi.
Pembangunan SPPG di area 3T ini merupakan langkah nyata untuk memastikan manfaat pemenuhan gizi nasional tidak hanya terkonsentrasi di kawasan perkotaan. Mengingat medan geografis Nabire yang penuh tantangan, keberadaan dapur yang tersebar dekat pemukiman menjadi kunci kelancaran distribusi makanan secara merata dan tepat waktu.
Keberhasilan program ini terwujud berkat sinergi erat antara Badan Gizi Nasional (BGN), kepolisian, dan pihak swasta. Dari pemetaan awal BGN yang membutuhkan 49 titik SPPG di Nabire, pihak Polri mengambil inisiatif mengawal 10 unit dapur tahap pertama dengan memanfaatkan aset lahan potensial serta dukungan pengamanan. Salah satu momentum penting percepatan ini ditandai dengan peletakan batu pertama fasilitas SPPG Polri Napan di Distrik Napan untuk mendekatkan layanan ke kawasan pelosok.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar