5 Hari Pencarian, Satu Korban Kecelakaan Speedboat di Waropen Masih Hilang
WAROPEN, iNewsJayapura.id – Tim SAR Gabungan yang dipimpin Polres Waropen melalui Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) terus melakukan pencarian terhadap satu orang korban yang dilaporkan hilang akibat kecelakaan speedboat di Muara Kali Obaiwa, Distrik Inggerus, Kabupaten Waropen, Senin (20/7/2026).
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIT di Muara Kali Obaiwa, sekitar 77 kilometer dari Kampung Wapoga. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, rombongan berangkat dari Kabupaten Nabire menuju wilayah pedalaman dengan menggunakan transportasi sungai untuk mengangkut bahan kebutuhan pokok (sembako) serta sejumlah penumpang.
Saat melanjutkan perjalanan dari Kampung Otodemo menuju Kilometer 80, salah satu speedboat mengalami gangguan mesin di tengah kondisi Sungai Wapoga yang sedang banjir dengan arus deras. Perahu kemudian kehilangan kendali dan terbalik di Muara Kali Obaiwa.
Akibat kejadian tersebut, enam penumpang berhasil menyelamatkan diri, sementara satu orang penumpang bernama Khung Kwang (Angkuan) yang bekerja sebagai juru bahasa hingga kini masih dalam pencarian.
Berdasarkan hasil pendalaman sementara, kecelakaan diduga dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kondisi arus sungai yang sangat deras akibat banjir, gangguan pada salah satu mesin penggerak, serta dugaan kelebihan muatan pada speedboat yang digunakan.
Sejak 16 hingga 20 Juli 2026, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Sat Polairud Polres Waropen, Brimob, personel Pos Polisi Wapoga, masyarakat adat, serta karyawan perusahaan terus melakukan pencarian secara intensif di sekitar lokasi kejadian hingga sepanjang aliran Sungai Wapoga.
Kapolres Waropen AKBP Iip Syarif Hidayat, melalui Kasat Polairud AKP Elton Jack Rumbiak mengatakan bahwa proses pencarian akan terus dilakukan secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang bertugas.
“Kami bersama Tim SAR Gabungan terus berupaya semaksimal mungkin melakukan pencarian terhadap korban yang masih hilang. Kondisi medan yang berat, tingginya debit air, serta derasnya arus sungai menjadi tantangan dalam pelaksanaan operasi SAR. Namun demikian, kami tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat hingga proses pencarian selesai,” ujar AKP Elton Jack Rumbiak.
Ia juga mengimbau masyarakat, operator transportasi sungai, maupun pihak perusahaan yang menggunakan jalur perairan agar selalu mengutamakan faktor keselamatan dengan memastikan kapasitas muatan sesuai ketentuan, kondisi mesin dalam keadaan layak, serta mempertimbangkan kondisi cuaca dan debit air sebelum melakukan perjalanan.
Polres Waropen menegaskan akan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian serta menyampaikan perkembangan penanganan kejadian kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi dan pelayanan publik.
Editor : Darul Muttaqin