“Pirime sudah dua kali mengalami pengalaman pahit. Kami tidak mau ada kejadian ketiga hanya karena masuknya kelompok-kelompok penggangu seperti kelompok bersenjata dari luar Kabupaten Lanny Jaya,” tegasnya.
Pdt. Wakerkwa menekankan bahwa stabilitas keamanan menjadi syarat utama agar pembangunan dapat berjalan dengan baik. Ia menyatakan bahwa program pemerintah tidak boleh terganggu oleh situasi yang tidak kondusif.
Lebih lanjut, ia berencana kembali mengumpulkan para hamba Tuhan serta pemuda gereja di Pirime guna memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan wilayah. Ia menilai pendekatan moral dan keagamaan efektif untuk membangun kesadaran masyarakat agar tidak terlibat ataupun terpengaruh oleh aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan.
Himbauan yang disampaikan Pdt. AS Wakerkwa diharapkan dapat diterima secara luas oleh masyarakat dan memperkuat stabilitas keamanan di wilayah Distrik Pirime.
Editor : Darul Muttaqin
Artikel Terkait
