NABIRE, iNewsJayapura.id - Tim gabungan pengawasan orang asing yang terdiri dari Kantor Imigrasi Kelas II TPI Biak bersama sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire melakukan inspeksi ke tiga perusahaan tambang di Kampung Lagari, Distrik Makimi, Papua Tengah, Rabu (8/4/2026). Hasilnya, tidak ditemukan pelanggaran.
Operasi ini melibatkan unsur Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, serta aparat TNI dan Polri. Fokus utama kegiatan adalah pemeriksaan dokumen keimigrasian tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di sektor pertambangan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Biak, Whisnu Galih Priawan, memimpin langsung kegiatan tersebut. Sebelum turun ke lapangan, seluruh tim mengikuti briefing di Hotel Tifa Nabire untuk menyamakan persepsi dan teknis pelaksanaan.
Tim kemudian bergerak ke lokasi tambang di sepanjang hilir Sungai Musairo dan melakukan pemeriksaan di tiga perusahaan yang berada di bawah naungan PT Kristalin Ekalestari, yakni PT Faith Pacific, PT Hairun Industri, dan PT Ekamas.
“Hasil pengawasan menunjukkan seluruh tenaga kerja asing memiliki dokumen keimigrasian lengkap dan masih berlaku. Tidak ditemukan pelanggaran maupun penyalahgunaan izin tinggal,” ujar Whisnu.
Dari sisi ketenagakerjaan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi juga memastikan tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan.
Direktur Utama PT Kristalin Ekalestari, Andito Prasetyowan, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk mematuhi seluruh regulasi serta memperhatikan kesejahteraan pekerja, baik asing maupun lokal, serta masyarakat sekitar.
“Kami memastikan sektor pertambangan ini berjalan dengan baik, tertib, dan kondusif,” ujarnya.
Meski tidak ditemukan pelanggaran, pihak Imigrasi mengingatkan pentingnya kepatuhan perusahaan dalam melaporkan keberadaan tenaga kerja asing, tidak hanya kepada Imigrasi tetapi juga kepada instansi terkait lainnya.
Ke depan, sinergi lintas instansi akan terus diperkuat guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, khususnya di wilayah Nabire yang menjadi kawasan strategis bagi investasi dan pertambangan.
Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
