Di sisi lain, pihak pendamping meragukan klaim perubahan sikap tersebut. Peneliti Pusaka Bentala Rakyat, Villarian alias Juple, mengaku terkejut dengan kabar dukungan Mama Sinta terhadap PSN.
Menurut Juple, sejauh pengetahuan pihaknya, Mama Sinta berkomitmen menolak proyek tersebut. "Perlu diklarifikasi informasi dari mana, karena Mama Yasinta itu bersama-sama dengan kita, LBH Merauke, Pusaka Bentala Rakyat, dan organisasi lain berkomitmen untuk terus menolak PSN di Papua Selatan," tegas Juple, Sabtu (23/5/2026).
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
