“Ini bagian dari komitmen kami untuk menjangkau yang tidak terjangkau, termasuk wilayah terpencil, wilayah terluar dan wilayah yang karena kendala geografis hanya bisa ditembus dengan konsep pendidikan seperti yang kami terapkan,” ujar Ali usai pelaksanaan wisuda.
Ia menegaskan, UT tidak hanya hadir di wilayah perkotaan, tetapi berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat Papua.
Komitmen tersebut juga diperkuat melalui rencana pemberian afirmasi pendidikan bagi putra-putri asli Papua. UT menyiapkan dukungan khusus agar anak-anak Papua yang memiliki potensi dapat memperoleh kesempatan menempuh pendidikan tinggi.
“Dengan stimulus ini bisa memicu dan meningkatkan semangat kita semua untuk menjadikan Papua yang tangguh, mandiri dan berdikari,” katanya.
Ali menambahkan, peningkatan akses pendidikan merupakan bagian dari upaya UT dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia Papua. Dengan pendidikan yang semakin mudah dijangkau, lulusan diharapkan mampu mengambil peran dalam pembangunan daerah maupun bersaing di tingkat nasional dan global.
Secara nasional, UT saat ini memiliki lebih dari 856 ribu mahasiswa aktif dan telah menghasilkan lebih dari 2,3 juta alumni dari berbagai bidang profesi yang tersebar di berbagai wilayah.
Sementara itu, di wilayah kerja UT Jayapura terdapat sekitar 86.555 mahasiswa aktif. Besarnya jumlah mahasiswa tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat Papua terhadap akses pendidikan tinggi yang fleksibel dan dapat dijangkau dari berbagai daerah.
Melalui tema “Melampaui Batas, Menjadi Inspirasi: Lulusan UT Jayapura untuk Papua dan Dunia,” para lulusan diharapkan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi mampu membawa pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
UT Jayapura juga terus mendorong penguatan layanan pendidikan di Papua sehingga keterbatasan jarak dan kondisi geografis tidak lagi menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan tinggi.
Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
