Tantangan di wilayah tersebut tidak hanya menyangkut pembangunan, tetapi juga ancaman kekerasan kelompok bersenjata yang dalam sejumlah kasus menyasar masyarakat sipil. Indonesia menyampaikan adanya pembunuhan aparatur sipil negara, penembakan pengemudi angkutan bahan pokok, serta penyanderaan dan penculikan perempuan dan anak-anak.
Di tengah tantangan tersebut, pemerintah terus mengedepankan pendekatan yang memadukan penegakan hukum dan pembangunan.
Percepatan pembangunan ekonomi, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat kehadiran negara dan memenuhi hak dasar masyarakat Papua.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta juga mendorong agar perhatian internasional terhadap Papua dibangun berdasarkan fakta dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, perhatian negara-negara Pasifik dapat menjadi ruang untuk memperkuat dialog dan pemahaman bersama.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
