Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Satgas Ops Damai Cartenz Tangkap DPO Jaringan Senjata Api Ilegal Pemasok KKB di Papua
Advertisement . Scroll to see content

Pembunuhan Pendulang Emas di Awimbon, Tim Gabungan Fokus Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku

Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:31 WIB
  • author Cornelia Mudumi
Pembunuhan Pendulang Emas di Awimbon, Tim Gabungan Fokus Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku
Tim Gabungan Kejar Pelaku Pembunuhan Pendulang Emas di Awimbon. (Foto: Istimewa).

PEGUNUNGAN BINTANG, iNewsJayapura.id - Petugas gabungan terus melakukan penanganan intensif terkait aksi pembunuhan terhadap para pendulang emas di Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. Hingga saat ini, aparat masih memprioritaskan proses evakuasi korban, pencarian warga yang dilaporkan selamat, serta pengejaran terhadap kelompok pelaku.

Berdasarkan data sementara yang diterima petugas, korban meninggal dunia tercatat sebanyak 10 orang. Namun jumlah tersebut masih dimungkinkan bertambah karena sejumlah pendulang emas dilaporkan masih bersembunyi di kawasan hutan sekitar lokasi kejadian.

Dari hasil investigasi awal dan analisis terhadap video yang beredar, pelaku diduga merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Batalyon Yamue pimpinan Ronald Hiluka alias Dejang Hiluka. Kelompok tersebut diperkirakan berjumlah sekitar 15 orang dengan persenjataan berupa satu pucuk senjata jenis AR-15 dan beberapa senjata api rakitan.

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama unsur Forkopimda Kabupaten Boven Digoel terus melakukan koordinasi untuk mendukung proses penyelidikan, pengamanan wilayah, serta percepatan evakuasi korban. Petugas juga melakukan pendalaman terhadap jaringan kelompok pelaku dan mengumpulkan berbagai petunjuk lapangan guna kepentingan penegakan hukum.

Editor: Darul Muttaqin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut