get app
inews
Aa Text
Read Next : Mama Sinta Tegaskan ke Jakarta Pakai Biaya Sendiri, Bantah Isu Diintimidasi Aparat

Tokoh Adat Papua: Fasilitas Publik Bukan Sasaran Konflik

Rabu, 27 Mei 2026 | 17:40 WIB
header img
Tokoh Adat Papua, George Arnold Awi. Foto iNews/Darul Muttaqin

JAYAPURA, iNewsJayapura.id - Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Port Numbay sekaligus Tokoh Adat Papua, George Arnold Awi mengeluarkan himbauan tegas demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Beliau meminta seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok bersenjata (KKB), untuk segera menghentikan aksi kekerasan dan perusakan fasilitas publik.

"Tanah Papua ini harus kita jaga bersama dengan hati yang sejuk. Saya mengimbau kepada saudara-saudara kita yang masih menggunakan cara-cara kekerasan atau senjata, mari hentikan penyerangan yang merugikan masyarakat kecil," ujar George Arnold Awi dalam pernyataan resminya hari ini, Rabu (27/5/2026).

George menegaskan bahwa fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, dan rumah ibadah dibangun untuk melayani kepentingan masyarakat asli Papua sendiri. Merusak fasilitas tersebut sama saja dengan memundurkan masa depan generasi muda Papua.

"Fasilitas publik itu milik bersama, tempat anak-anak kita belajar dan tempat warga kita berobat. Jangan dihancurkan. Aksi kekerasan hanya membawa trauma dan kesengsaraan bagi warga sipil yang tidak bersalah," tegas Ondoafi Kampung Nafri tersebut.

Di akhir pernyataannya, George Arnold Awi mengajak seluruh tokoh adat, tokoh agama, dan warga lintas etnis untuk mempererat silaturahmi. Langkah kolaboratif ini dinilai krusial agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu negatif yang dapat memecah belah keharmonisan di Tanah Papua.

Editor : Darul Muttaqin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut