Riset Baru: Intervensi Padat Nutrisi Terbukti Efektif Tekan Stunting dan Malnutrisi Anak
JAKARTA, iNewsJayapura.id - Malnutrisi pada anak masih menjadi salah satu tantangan pembangunan kesehatan di Indonesia yang harus menjadi perhatian serius. Berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024, angka stunting di Papua masih mencapai 24,7%. Untuk itu, pencegahan stunting dan malnutrisi pada anak masih perlu menjadi perhatian semua pihak agar upaya untuk mempersiapkan Generasi Emas Indonesia pada tahun 2045 tidak terhambat.
Selain menghambat pertumbuhan, kondisi seperti stunting, wasting, dan underweight membuat anak lebih rentan mengalami berbagai penyakit infeksi yang memerlukan biaya pengobatan besar dan dapat memengaruhi kualitas hidup mereka dalam jangka panjang.
Oleh karena itu, jika anak telah terindikasi mengalami masalah gizi atau malnutrisi, langkah utama yang harus dilakukan adalah segera berkonsultasi dengan dokter spesialis anak untuk mengevaluasi tumbuh kembang dan mencari tahu penyakit penyerta.
Penanganan yang tepat juga harus segera diberikan karena dampaknya masih bisa diperbaiki dan dikejar, salah satunya dengan memberikan solusi nutrisi Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) atau Nutrient-Dense Formula (NDF).
Terlebih lagi, sebuah penelitan terbaru telah menunjukkan bahwa intervensi PKMK dapat membantu menurunkan prevalensi stunting, wasting (berat badan rendah dibanding tinggi badan), dan underweight (berat badan rendah dibanding usia).
Editor : Darul Muttaqin