Kawasan Pendulangan Tembagapura Tetap Kondusif, Tokoh Perempuan Ajak Warga Jaga Persatuan
Martina juga berharap seluruh pihak, termasuk mereka yang memiliki perbedaan pandangan, dapat mengedepankan kepentingan bersama serta menahan diri dari berbagai tindakan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan. Menurutnya, suasana damai menjadi modal utama bagi masyarakat untuk terus bekerja, berusaha, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
"Kami mengajak seluruh pihak untuk mengutamakan persatuan dan menjaga komunikasi yang baik. Perbedaan adalah hal yang wajar, namun jangan sampai memicu tindakan yang merugikan masyarakat luas. Mari kita ciptakan suasana yang aman, harmonis, dan saling menghormati," tutur Martina.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat agar lebih bijaksana dalam menyikapi dinamika sosial maupun berbagai informasi yang beredar. Martina mengingatkan pentingnya menyaring setiap informasi secara selektif serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar dan berpotensi memecah belah persatuan.
"Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya. Mari kita perkuat komunikasi dan menjaga kebersamaan agar situasi tetap kondusif demi kepentingan masyarakat Tembagapura," ujarnya.
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Martina turut mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai semangat untuk mempererat persatuan, menjaga kedamaian, dan memperkuat stabilitas keamanan. Menurutnya, situasi yang aman akan menjadi fondasi penting dalam mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Mimika, khususnya Distrik Tembagapura.
"Dengan keamanan yang tetap terjaga, pembangunan dapat berjalan optimal, aktivitas masyarakat tetap lancar, dan manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh warga. Mari kita bersama-sama menjaga Tanah Papua, khususnya Tembagapura, agar tetap damai, aman, dan sejahtera," pungkasnya.
Editor: Darul Muttaqin