Ayub Kobogau juga menilai bahwa pendekatan berbasis kearifan lokal sangat penting dalam meredam potensi konflik sosial yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat. Menurutnya, keberadaan tokoh adat memiliki posisi strategis dalam memberikan edukasi dan menenangkan masyarakat ketika muncul situasi yang berpotensi menimbulkan keresahan.
“Tokoh adat harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pemahaman yang baik. Kita punya tanggung jawab moral menjaga generasi muda agar tidak terpengaruh ajakan-ajakan yang bisa merusak kedamaian daerah kita,” tambahnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat Paniai untuk terus memperkuat solidaritas dan menjaga ketertiban bersama.
“Ini rumah kita, tanah kita. Jangan kita biarkan pihak luar mengacaukan kedamaian yang sudah kita bangun bersama" tutupnya.
Editor : Darul Muttaqin
Artikel Terkait
