KNPB memperkirakan jumlah massa yang berkumpul mencapai sekitar seribu orang.
Aksi yang awalnya diarahkan ke Kantor Bupati Jayapura tersebut akhirnya berubah menjadi konsentrasi massa di jalan utama Pos 7 setelah terjadi penghadangan aparat.
Kondisi ini menempatkan Pos 7 sebagai titik konsentrasi utama massa sekaligus lokasi berlangsungnya negosiasi antara perwakilan KNPB dan aparat keamanan.
Di satu sisi, KNPB menegaskan aksi mereka merupakan penyampaian aspirasi secara damai. Di sisi lain, aparat memiliki tanggung jawab menjaga keamanan, ketertiban dan memastikan aksi tidak berkembang menjadi gangguan keamanan.
Persoalan utama dalam aksi 15 Agustus ini bukan hanya soal massa yang bertahan di Pos 7, tetapi juga bagaimana ruang penyampaian aspirasi dan mekanisme pengamanan aksi dapat berjalan tanpa berujung pada benturan antara massa dan aparat.
Editor : Darul Muttaqin
Artikel Terkait
