NABIRE, iNewsJayapura.id – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua Tengah, Jhon Kogoya, mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Nabire untuk bersama-sama menjaga keamanan dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu negatif.
Jhon Kogoya mengatakan, menjelang perayaan HUT Kemerdekaan RI, masyarakat di Papua Tengah, khususnya Nabire, perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai informasi yang beredar. Hal tersebut menyusul adanya isu mengenai larangan mengikuti kegiatan peringatan HUT RI yang disebut berasal dari kelompok-kelompok yang berseberangan.
Ia meminta masyarakat tidak langsung mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya karena dapat memicu keresahan dan mengganggu situasi keamanan yang selama ini telah terjaga.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang. Jangan mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Kita harus bisa memilah informasi dan tidak memberikan kesempatan kepada pihak-pihak tertentu untuk memecah persatuan masyarakat,” kata Jhon, Sabtu (15/8/2026).
Sebagai Ketua LMA sekaligus tokoh masyarakat, Jhon menegaskan bahwa kedamaian merupakan kepentingan bersama. Menurutnya, perbedaan pandangan tidak seharusnya menjadi alasan bagi masyarakat untuk saling bermusuhan ataupun melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
“Kami para tokoh adat dan tokoh masyarakat sangat menginginkan Tanah Papua tetap aman dan damai. Karena itu, mari kita tinggalkan segala bentuk provokasi dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif, khususnya menjelang HUT Kemerdekaan RI,” ujarnya.
Lebih lanjut, Jhon menyampaikan bahwa pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Salah satu sektor yang menurutnya perlu mendapat perhatian serius adalah pendidikan.
Editor : Darul Muttaqin
Artikel Terkait
