Warga Wanam Angkat Fakta: Tak Ada Pengungsi, Pembangunan PSN Justru Diharapkan!
Di tengah berbagai isu tersebut, suara warga lokal justru menunjukkan harapan terhadap pembangunan. Inosensio Sigipse, contohnya. Petani yang telah 10 tahun menetap di Wanam itu, mengaku mendukung proyek PSN. Ia berharap pembangunan dapat mempermudah akses dan meningkatkan perekonomian warga.
"Kalau ada pembangunan, mungkin bisa bangun perumahan dan jalan. Supaya kita jual hasil tani lebih gampang," kata pria yang akrab disapa Papa Ino, Kamis (4/6/2026).

Warga Wanam, Merauke, Papua Selatan, Kleopas Mause. (Foto: Ist)
Ia menggambarkan kondisi ekonomi warga yang masih sulit, dengan hasil pertanian yang tidak selalu terserap pasar. Kehadiran proyek diharapkan membuka peluang kerja bagi masyarakat.
"Kalau ada pekerjaan di sana, kita yang nganggur bisa kerja juga," ujar dia.
Hal senada disampaikan Kleopas Mause, seorang guru sekaligus Ketua Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam) di Wanam. Ia menegaskan masyarakat sejak awal menerima kehadiran PSN karena dinilai membawa perubahan, meski belum sepenuhnya merata.
“Sekarang masyarakat sudah mulai terlibat kerja. Memang belum 100 persen, tapi sudah ada perubahan,” ungkapnya.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar