Penguatan Riset Advokasi Jadi Kunci Perlindungan Warga Sipil Papua
TIMIKA, iNewsJayapura.id - Penguatan kapasitas riset advokasi dan pengembangan jejaring aktor lokal dinilai menjadi faktor penting dalam memperkuat perlindungan warga sipil di Papua.
Melalui riset yang berbasis data dan fakta lapangan, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat diterjemahkan menjadi rekomendasi kebijakan yang lebih terukur, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Hal tersebut mengemuka dalam Workshop Penguatan Riset Advokasi dan Pengembangan Jejaring Aktor Lokal dalam Perlindungan Warga Sipil Papua yang diselenggarakan Merah Pusaka Stratejik Indonesia (MPSI) di Hotel Horison Diana Timika, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang diikuti 74 peserta dari kalangan mahasiswa, akademisi, tokoh adat, tokoh agama, jurnalis media massa, dan organisasi masyarakat sipil itu menghadirkan Ketua Komisi I DPRK Kabupaten Mimika Alfian Akbar Balyanan, penggiat advokasi Papua Yohanis S. Nussy, Jurnalis Seputar Papua Misbah Latuapo serta Sekretaris Eksekutif MPSI Charles Kossay sebagai narasumber.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar