BREAKING NEWS: Kabur Saat Dikepung, Komadan Operasi KKB Batalyon Muara Kali Tewas Ditembak
DEKAI, iNewsJayapura.id – Tim Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menembak mati seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang teridentifikasi sebagai Komandan Operasi Batalyon Muara Kali Heluk, Seng, Sulo, Baliem, Indol (HSSBI) Kodap XVI Yahukimo berinisial AP alias Y alias AS.
Tindakan tegas terukur tersebut dilakukan karena pelaku melarikan diri dan melawan saat akan ditangkap di Jalan Poros Logpon KM 7, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Rabu (17/6/2026).
Pelaku AP merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) atas rentetan aksi kekerasan bersenjata di Yahukimo. Berdasarkan catatan kepolisian (LP/B/28/IV/2026/SPK/POLRES YAHUKIMO/POLDA PAPUA), AP diduga terlibat penembakan terhadap Alexander Angket dan Naldy Magosa pada 28 April 2026. Ia juga diduga terlibat dalam kasus penembakan terhadap Suhardin di kawasan Ruko Blok A, Dekai, pada 30 April 2026 (LP/B/29/IV/2026/SPKT/POLRES YAHUKIMO/POLDA PAPUA).
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa sebelum penangkapan AP, tim gabungan terlebih dahulu melakukan penggeledahan di sebuah rumah yang diduga menjadi markas kelompok HSSBI Kodap XVI Yahukimo di belakang Gereja Metanoia, Kota Dekai.
“Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas mengamankan satu butir amunisi kaliber 5,56 mm, sejumlah senjata tajam, busur dan anak panah, telepon genggam, serta berbagai perlengkapan yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata,” katanya.
Dalam penggeledahan tersebut, aparat turut mengamankan seorang pria berinisial HS (28). Dari hasil pemeriksaan awal, HS mengakui menyimpan amunisi yang didapat dari salah satu anggota kelompok HSSBI berinisial AK.
Melalui interogasi tersebut, petugas mendapatkan informasi keberadaan AP di wilayah Pos Kilo 6, Distrik Dekai. Saat dipantau, target terlihat melintas menggunakan sepeda motor di kawasan Jalan Logpon.
“Ketika petugas berupaya menghentikan kendaraan yang digunakan target, AP tidak mengindahkan perintah petugas, kemudian meninggalkan sepeda motornya dan melarikan diri ke arah hutan,” kata Kombes Yusuf Sutejo.
Aparat kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur kepolisian karena target tetap berupaya melarikan diri. AP dinyatakan meninggal dunia di lokasi dan langsung dievakuasi ke RSUD Dekai. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan lima butir amunisi kaliber 5,56 mm, satu unit ponsel Infinix 50 Pro, dan satu unit sepeda motor.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa penindakan ini merupakan komitmen kepolisian dalam memberantas aksi kekerasan bersenjata yang mengancam ketertiban umum.
“Operasi ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menegakkan hukum terhadap setiap pelaku tindak pidana kekerasan yang mengganggu keamanan masyarakat di Papua,” ujar Irjen Faizal Ramadhani.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, meminta masyarakat setempat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif dan mempercayakan proses penegakan hukum kepada aparat yang berwenang,” ujarnya.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar