5 Hari Pencarian, Satu Korban Kecelakaan Speedboat di Waropen Masih Hilang
Berdasarkan hasil pendalaman sementara, kecelakaan diduga dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain kondisi arus sungai yang sangat deras akibat banjir, gangguan pada salah satu mesin penggerak, serta dugaan kelebihan muatan pada speedboat yang digunakan.
Sejak 16 hingga 20 Juli 2026, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Sat Polairud Polres Waropen, Brimob, personel Pos Polisi Wapoga, masyarakat adat, serta karyawan perusahaan terus melakukan pencarian secara intensif di sekitar lokasi kejadian hingga sepanjang aliran Sungai Wapoga.
Kapolres Waropen AKBP Iip Syarif Hidayat, melalui Kasat Polairud AKP Elton Jack Rumbiak mengatakan bahwa proses pencarian akan terus dilakukan secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang bertugas.
“Kami bersama Tim SAR Gabungan terus berupaya semaksimal mungkin melakukan pencarian terhadap korban yang masih hilang. Kondisi medan yang berat, tingginya debit air, serta derasnya arus sungai menjadi tantangan dalam pelaksanaan operasi SAR. Namun demikian, kami tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat hingga proses pencarian selesai,” ujar AKP Elton Jack Rumbiak.
Ia juga mengimbau masyarakat, operator transportasi sungai, maupun pihak perusahaan yang menggunakan jalur perairan agar selalu mengutamakan faktor keselamatan dengan memastikan kapasitas muatan sesuai ketentuan, kondisi mesin dalam keadaan layak, serta mempertimbangkan kondisi cuaca dan debit air sebelum melakukan perjalanan.
Polres Waropen menegaskan akan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian serta menyampaikan perkembangan penanganan kejadian kepada masyarakat sebagai bentuk transparansi dan pelayanan publik.
Editor : Darul Muttaqin