get app
inews
Aa Text
Read Next : Kepala Suku Ohee Tolak Segala Bentuk Aksi yang Berpotensi Ganggu Kamtibmas di Jayapura

Simon Kossay: Papua Butuh Perdamaian, Bukan Kekerasan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:30 WIB
header img
Badan Pengurus Rukun Keluarga Pegunungan Tengah (RKPT) Kabupaten Keerom. Foto/Ist

KEEROM, iNewsJayapura.id - Ketua Umum Pegunungan Tengah Lapago Mepago Kabupaten Keerom, Simon Kossay, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Provinsi Papua, khususnya Kabupaten Keerom, menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Ajakan tersebut disampaikan Simon bersama Badan Pengurus Rukun Keluarga Pegunungan Tengah (RKPT) Kabupaten Keerom sebagai bentuk kepedulian terhadap terciptanya suasana yang aman, Papua damai, dan kondusif.

Simon mengatakan, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia hendaknya menjadi kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk mempererat persaudaraan, menjaga persatuan, serta menghindari berbagai tindakan yang dapat mengganggu keamanan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Papua, khususnya masyarakat Pegunungan yang berada di Kabupaten Keerom, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian. Mari kita sambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan suasana yang aman, tertib, dan penuh persaudaraan,” ujar Simon, Kamis (13/8/2026).

Terkait adanya rencana aksi demonstrasi pada 15 Agustus 2026 di Provinsi Papua, Simon mengimbau masyarakat Pegunungan agar tetap menahan diri dan tidak mudah terpancing oleh ajakan maupun informasi yang dapat memicu keresahan.

“Kami meminta masyarakat untuk tidak mudah terpancing atau terprovokasi oleh ajakan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Tetap tenang dan jangan melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat luas,” katanya.

Simon menegaskan bahwa pihaknya secara tegas menolak segala bentuk kekerasan yang terjadi di Tanah Papua, terlebih apabila kekerasan tersebut melibatkan sesama anak bangsa maupun sesama masyarakat Papua.

“Kami dengan tegas menolak segala bentuk kekerasan di Tanah Papua. Kita semua adalah saudara. Jangan sampai perbedaan pandangan membuat kita saling berhadapan dan akhirnya masyarakat sendiri yang menjadi korban,” tegasnya.

Editor : Darul Muttaqin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut