KDRT Berujung Maut, Tersangka Diserahkan ke Jaksa
JAYAPURA, HarianTerbaruPapua.com - Unit Pidana Umum (Pidum) Satuan Reskrim Polresta Jayapura Kota melaksanakan kegiatan penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) kepada Jaksa Penuntut Umum bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Jayapura, Selasa (14/4/2026) siang.
Tindak pidana yang dilimpahkan yakni terkait perkara kekerasan fisik dalam rumah tangga yang mengakibatkan korban meninggal dunia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dimana pelaku terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun.
Tersangka diketahui seorang pria berinisial AW (26) yang diserahkan bersama barang bukti kepada pihak Kejaksaan Negeri Jayapura setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P-21). Proses Tahap II diterima oleh Jaksa Penuntut Umum bernama Jane Sabatris Waromi untuk proses hukum lebih lanjut.
Berdasarkan hasil penyidikan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu dini hari (14/12/2025) lalu di wilayah Distrik Jayapura Selatan, dimana tersangka diduga melakukan kekerasan fisik terhadap korban yang merupakan istrinya, dengan cara memukul, menampar, menarik rambut, serta menendang korban secara berulang kali. Akibat perbuatan tersebut, korban mengalami luka serius hingga akhirnya meninggal dunia saat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Reskrim AKP Laurensius M. Wayne menyampaikan bahwa penanganan perkara ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan kepastian hukum serta perlindungan terhadap korban tindak kekerasan dalam rumah tangga.
“Proses penegakan hukum terhadap kasus ini kami lakukan secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur. Kami berharap penyerahan tersangka dan barang bukti ini dapat mempercepat proses peradilan serta memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban,” ujar Kasat AKP Laurens Wayne.
Lebih lanjut, pihak Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap bentuk kekerasan dalam rumah tangga agar dapat segera ditindaklanjuti guna mencegah terjadinya peristiwa serupa.
Editor : Darul Muttaqin