get app
inews
Aa Text
Read Next : Mama Sinta Tegaskan ke Jakarta Pakai Biaya Sendiri, Bantah Isu Diintimidasi Aparat

Tokoh Adat Heram Dorong Pembenahan Asrama Mahasiswa dan Tak Mudah Terprovokasi

Kamis, 23 Juli 2026 | 12:59 WIB
header img
Tokoh Masyarakat Adat Heram, Julles R.A. Ongge. Foto iNews/Darul Muttaqin

Ia menegaskan masyarakat adat Heram mengutuk segala bentuk tindakan provokatif yang berpotensi memicu konflik, permusuhan, maupun gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, setiap perkembangan situasi hendaknya disikapi secara bijaksana dengan mengedepankan dialog, menghormati perbedaan pendapat, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Selain menyampaikan pesan kepada masyarakat umum, Julles juga memberikan perhatian khusus kepada mahasiswa Papua yang sedang menempuh pendidikan di Kota Jayapura. Menurutnya, mahasiswa merupakan agen perubahan dan calon pemimpin masa depan Papua yang memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan daerah.

Ia mengimbau para mahasiswa memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya, menjaga integritas, memperkuat karakter, serta aktif berkontribusi melalui prestasi akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, inovasi, maupun kegiatan sosial yang bermanfaat bagi pembangunan Papua.

"Fasilitas asrama mahasiswa yang telah disediakan hendaknya dimanfaatkan secara bertanggung jawab sebagai tempat belajar, membangun kebersamaan, memperkuat persaudaraan, dan mengembangkan kapasitas diri dalam suasana yang aman, tertib, serta kondusif," katanya.

Julles juga mengajak seluruh mahasiswa untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai adat, toleransi, persaudaraan, dan saling menghormati, sekaligus menjaga nama baik keluarga, almamater, serta daerah asal.

Lebih lanjut, ia berharap pembenahan pengelolaan asrama mahasiswa dapat memberikan dampak positif, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat di sekitarnya. Menurutnya, asrama harus berfungsi sebagai tempat pembinaan generasi muda dan tidak dimanfaatkan untuk aktivitas yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Kami berharap pembenahan di dalam asrama-asrama ini juga berdampak positif sehingga masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh tindakan kelompok-kelompok tertentu yang mengatasnamakan mahasiswa. Asrama harus benar-benar difungsikan sebagai tempat belajar dan pembinaan, sementara mahasiswa juga tidak melakukan aktivitas yang meresahkan masyarakat ataupun merugikan diri sendiri," jelasnya.

Ia menambahkan, hubungan yang harmonis antara penghuni asrama dengan masyarakat sekitar perlu terus dibangun melalui komunikasi dan kerja sama yang baik sehingga tercipta suasana yang aman, damai, dan saling mendukung.

Di akhir penyampaiannya, Julles mengajak seluruh masyarakat Papua untuk terus menjaga Tanah Papua sebagai rumah bersama dengan memperkuat nilai-nilai adat, persaudaraan, toleransi, dan saling menghormati.

"Mari kita bersama-sama menjaga Papua tetap aman, tertib, harmonis, dan damai, sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Papua," tutupnya.

Editor : Darul Muttaqin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut