Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Cegah Konflik dan Perpecahan, Tokoh Adat Heram Ajak Warga Kedepankan Musyawarah
Advertisement . Scroll to see content

Ramai Rp44 Miliar, Lima Fraksi Bongkar Fakta dan Bantah Keterlibatan Ketua DPR Papua

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:08 WIB
  • author Cornelia Mudumi
Ramai Rp44 Miliar, Lima Fraksi Bongkar Fakta dan Bantah Keterlibatan Ketua DPR Papua
Klarifikasi tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Gedung DPR Papua. Foto/Ist

JAYAPURA, iNewsJayapura.id - Polemik dugaan penyalahgunaan dana cadangan sebesar Rp44 miliar yang menyeret nama Ketua DPR Papua akhirnya mendapat klarifikasi resmi. Lima pimpinan fraksi parlemen Papua secara tegas membantah tudingan yang beredar luas di media sosial terhadap Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai.

Klarifikasi tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Gedung DPR Papua, Selasa (24/2/2026), sebagai respons atas isu yang dinilai menyesatkan publik.

Ketua Fraksi Golkar DPR Papua, Jansen Monim, menegaskan bahwa informasi mengenai dugaan penyalahgunaan anggaran tersebut tidak berdasar.

“Isu atau kabar yang beredar di media sosial terkait tudingan Ketua DPR Papua melakukan penyalahgunaan anggaran Rp44 miliar itu tidak benar,” tegasnya.

Dalam konferensi pers tersebut, Jansen Monim didampingi sejumlah pimpinan fraksi lainnya, yakni Ketua Fraksi Gabungan Keadilan Pembangunan Junaedi Rahim, Ketua Fraksi NasDem Dwita Handayani, Ketua Fraksi PDIP Tulus Sianipar, Wakil Ketua Fraksi Gabungan Gerakan Amanat Persatuan Dessy Corazon Giyai, serta Sekretaris Fraksi Gabungan Keadilan Pembangunan Abdul Rajab.

Dana Cadangan Bukan untuk PSU

Jansen Monim menjelaskan bahwa dana cadangan milik Pemerintah Provinsi Papua memiliki aturan penggunaan yang sangat jelas dan tidak dapat dipakai untuk membiayai Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Gubernur Papua 2025.

Editor: Darul Muttaqin

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut