Resiliensi Media Jadi Fokus Utama Kebijakan Baru Literasi Digital Nasional
Tantangan baru dari teknologi AI ini juga diakui oleh Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Kemkomdigi, Molly Prabawaty. Menurutnya, kemampuan AI dalam memproduksi konten manipulatif berskala besar secara kilat memerlukan respons komprehensif dari seluruh pemangku kepentingan.
Oleh karena itu, pemerintah kini memperkuat berbagai langkah antisipatif yang meliputi penyusunan pedoman etika AI, pengembangan sistem pemantauan konten, penguatan regulasi, hingga perluasan kerja sama dengan berbagai platform digital. Melalui masyarakat yang kritis dan mampu memverifikasi informasi, penyebaran konten manipulatif diharapkan dapat ditekan demi menjaga ruang digital nasional tetap sehat, aman, dan demokratis.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar